Oleh Ahmad Fauzi
Penulis Buku Agama Skizofrenia, Kegilaan, Wahyu dan Kenabian

Dalam teorema Materialisme-Historis, kekuatan material sering menentukan bgmn cara manusia berpikir dan bertindak. Kekuatan material mampu mempengaruhi kesadaran kita karena ada naluri bawaan dalam diri kita yang harus dipuaskn melalui pemenuhan kebutuhan kebutuhan material. Dalam diri manusia menurut Freud ada naluri kesenangan yang apabila tdk dipenuhi kebutuhannya akn mengganggu kelangsungan hidup manusia.

Jadi, manusia menghadapi dua rongrongan utama yang mampu mendistorsi dan memanipulasi kesadaran dan pikirannya, yaitu kekuatan material di dunia luar dan naluri kesenangan dari dalam psikis manusia itu sendiri.

Buddha, berdiri di antara dua kecenderungan ini, yaitu bgmn kesadaran manusia tetap utuh dan otonom menghadapi kekuatan material dan naluri kesenangan yang bersifat distortif dan manipulatif.


Marx dan Freud, dianggap ateis oleh kebanyakn org, meskipun keduanya ini sekedar membahasakan moralitas melalui filsafat dan ilmu pengetahuan, agar sesuai dgn semangat zamannya. Marx meneliti perkembangan kekuatan ekonomi-politik yang menentukan kehidupan manusia, dan Freud melakukan analisa mendalm terhadap dorongan dorongan alam bawah sadar yang gelap tp menentukan motif tindakan manusia. Kedua pemikir ini memiliki kegelisahan yang sama dengan Buddha dalam mencapai kemanusiaan yang sehat dan dewasa.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: