Suasana demonstrasi di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (4/11/2016).
Koranpati.com – Dikatakan M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre bahwa demo yang dilakukan ribuan umat Islam maupun ormas Islam pada besuk Jumat 4 November 2016 merespon pernyataan Ahok terhadap penistaan agama Islam dinilai paradoks.

“Data koran Kompas Selasa 1 November 2016 halaman 17 kemarin, jelas menunjukkan tidak berfungsinya aparatur negara. Mereka tidak berfungsi sehingga pengangguran stabil dan kemiskinan meningkat. Inilah bibit ketidakpuasan yang berujung demonstrasi dan aksi,” kata Yudhie Haryono, Jumat (4/11/2016).

Dalam aksi-aksi tersebut, lanjut dia, boleh jadi terjadi ideologisasi berbasis agama, suku bahkan RAS.

“Intinya, orang nganggur dan miskin butuh makan dan pekerjaan. Kalian, Jokowi dan Ahok, mengerti nggak sih?,” tegas dia. (Red-KP99).

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: