Ilustrasi: Suasana penghitungan suara pada Pilkada Pati
Pati, Koranpati.com - Ada sekitar 138.399 pemilih potensial di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terancam dicoret dari daftar pemilih  jika hingga saat pencoblosan belum melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).


Hal itu dikata Anggota KPU Pati Ahmad Jukari. "Sebanyak 138.399 pemilih tersebut memang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun mereka belum mengantongi KTP elektronik," ujar Jukari di Pati, Senin (31/10/2016).

Ia mengatakan 68.163 orang laki-laki dan 70.236 orang pemilih potensial itu ditemukan tersebar di 406 desa yang ada di 21 kecamatan.

Temuan pemilih tersebut, lanjut dia, saat dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Setelah KPU Pati menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati 2017 yang jumlahnya sebanyak 1.050.081 pemilih, selanjutnya data pemilih potensial non-KTP elektronik yang ada di dalam DPS tersebut diserahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pati. "Nama-nama pemilih potensial tersebut akan ditandai di DPS," ujarnya.

Agar masyarakat mengetahui hal itu, Jukari mengatakan KPU Pati juga menyampaikan surat pemberitahuan kepada masing-masing pemilih agar secepatnya melakukan perekaman e-KTP sehingga pada 15 Februari 2017 masih bisa menggunakan hak pilihnya.

Mereka, katanya, ditunggu hingga 22 November 2016 untuk membuktikan dirinya sudah melakukan perekaman dengan menunjukkan fisik e-KTP atau surat keterangan bahwa yang bersangkutan telah melakukan perekaman.

"Jika pada tanggal tersebut belum melaporkan maka pada 24 November 2016 terpaksa dicoret dari daftar pemilih," ujarnya.

Seandainya sebelum pemilihan sudah melakukan perekaman, lanjut Jukari, pemilih potensial tersebut masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa e-KTP atau surat keterangan telah melakukan perekaman e-KTP.

"Hanya, mereka tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT). Pemilih potensial yang melaporkan diri telah melakukan perekaman sebelum 24 November 2016 masih bisa dicatat di DPT," ujarnya.

Setelah KPU Pati menetapkan DPS hari ini, Kamis (31/10), pada tanggal 10 November 2016 akan diumumkan kepada masyarakat dengan ditempel di kantor kelurahan/desa serta tempat-tempat strategis.

Masukan dari masyarakat akan ditindaklanjuti lewat perbaikan DPS pada 20-24 November 2016 sebelum ditetapkan menjadi DPT pada 6 Desember 2016. (Red-KS99/ant).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: