Kudus, Koranpati.com - Rebo wekasan atau lebih dikenal di Jawa sebagai tradisi yang setiap tahun diadakan oleh kebanyakan umat Islam.

Pada hari rabu terakhir bulan shofar kegiatan tersebut dilakukan oleh umat muslim dengan sholat sunnah,dzikir dan sebagainya.

Hal ini pula yang dilaksanakan oleh pengurus Masjid Wali Al-Ma'mur,yang dipercaya masyarakat dengan adanya sumber mata air (sumur) peninggalan oleh wali zaman dahulu.

Seperti yang banyak diketahui oleh masyarakat,malam rabu pungkasan adalah malam dimana turunya 2.400 balak oleh Allah SWT,malam yang paling berat bagi umat islam di dunia,maka dari itu rebo wekasan menjadi tradisi umat untuk melaksanakan ibadah sunnah di malam rebo wekasan.

Di Desa Jepang misalnya,kemarin malam 28/11,pengurus masjid Wali Al-Ma'mur mengundang 500 an bahkan lebih pembaca Al-Qur'an.

"Dari 500 tersebut pengurus masjid mengundang dari berbagai unsur yakni jama'ah rowatib,NU sebanom dan madrasah MI NU Matholi'ul Falah juga masyarakat setempat",tutur Mohtar selaku koordinator acara.

Lanjut ia katakan,"Rebo Wekasan sendiri adalah tradisi asli masyarakat Desa Jepang yang tiap tahun di adakan,dari rangkaian acara masjid selain binnadzhor,juga ada pembacaan Al-Qur'an bil ghoib,dan pengajian."

Selain itu pengurus juga undang berbagai kiai yang berdomisili di Desa Jepang,Habaib(habib),ataupun masayekh setempat. (Red-KP99).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: