Sejumlah orang menyaksikan pemandangan pohon akar seribu di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara yang akan dikembangkan sebagai objek taman wisata margasatwa, Selasa (8/11/2016). (Foto: Akhmad Nazaruddin Latief).
Jepara, Koranpati.com - Kelompok Sadar Wisata Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bertekad mengembangkan taman wisata margasatwa untuk menarik minat wisatawan mendatangi desa itu.

"Salah satu objek wisata yang akan dikembangkan menjadi wisata margasatwa, yakni di kompleks wisata alam akar seribu," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Plajan Marwoto, di Jepara, Selasa (8/11/2016).

Kondisi alam sekitar objek wisata tersebut, katanya, sangat mendukung, karena dilengkapi pepohonan yang rindang.

Apabila banyak satwa yang ada di kawasan objek wisata tersebut, dia yakin, daya tarik wisatawan akan semakin meningkat.

Pengunjung yang datang ke lokasi tersebut, kata Marwoto, tidak hanya disuguhi pohon langka yang memiliki akar cukup banyak atau dikenal dengan akar seribu, melainkan banyak satwa yang bisa dilihat.

"Kami menginginkan di kawasan tersebut banyak satwa burung, sehingga di sela-sela kehadiran wisatawan disambut dengan kicauan aneka jenis burung," ujarnya Marwoto yang juga Ketua Penyuluh Kehutanan Swadya Masyarakat (PKSM) Desa Plajan.

Menurut dia, pengembangan wisata margasatwa di Desa Plajan sangat mendukung, mengingat saat ini tercatat ada lahan hutan rakyat seluas 450 hektare.

Lahan hutan rakyat tersebut, kata Marwoto yang merupakan mantan kepala desa Plajan itu, akan diperluas lagi.

Apalagi, program penghijauan di Desa Plajan tergolong berhasil menyusul adanya lahan hutan seluas 450 hektare.

"Turus jalan di sepanjang 21 kilometer juga ditanami pepohonan serta di bibir sungai sepanjang 8 kilometer," ujarnya.

Dampak penghijauan yang bisa dirasakan masyarakat, di antaranya meningkatnya kesejahteraan masyarakat menyusul banyaknya objek wisata, sehingga mendorong aktivitas usaha.

Banyaknya penghijauan, katanya, lingkungan menjadi indah, nyaman, sejuk dan asri.

"Keanekaragaman jenis tanaman yang ada juga banyak yang mempunyai nilai ekonomis," ujarnya.

Selain berencana mengembangkan wisata margasatwa, dia juga bertekad membangun wisata edukasi serta agrowisata.

Khusus untuk agrowisata, katanya, saat ini kondisi lahan di desa setempat cukup subur, setelah sebelumnya cukup tandus dan sering kesulitan air bersih saat musim kemarau.

Adanya program penghijauan yang cukup masif, kini Desa Plajan memiliki wilayah hutan yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata alam dengan menghasilkan jasa lingkungan, jasa air, dan pohon tidak ditebang sehingga hutan tetap lestari dan menghasilkan uang.

Untuk saat ini, objek wisata yang ditawarkan yakni objek wisata gong perdamaian dunia, cagar alam goa sakti, Pura Dharma Loka, sirkuit bumi arolah serta wisata alam akar seribu.

Dalam rangka memudahkan wisatawan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata, Pokdarwis Plajan juga menyiapkan paket wisata. (Red-KP99/ant).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: