Kudus, Koranpati.com - Disbudpar Kabupaten Kudus gencar dalam menggalakkan potensi Desa Wisata, hal tersebut mengemuka dalam kegiatan koordinasi Desa Wisata se-Kabupaten kudus yang bertempat di Taman Krida Wisata Wergu Kudus (7/3) sekaligus Follow Up Bimtek Pengembangan Desa Wisata beberapa waktu lalu.

Rr sri wahjuningsing SH.MH selaku Kabid Pariwisata Kabupaten Kudus mengatakan,"Disbudpar akan selalu siap untuk mendampingi setiap Desa Rintisan Wisata untuk benar-benar menjadi Desa Wisata yang menjadi destinasi wisata yang baik untuk dikunjungi."ungkapnya.

"Tak hanya itu Ka. Bid Pariwisata yang kerap di sapa Bu nining juga menyampaikan trik jitu dalam promosi Desa Wisata dan pihaknya juga akan selalu siap membantu dan pihaknya (Dinas) akan memperbarui papan reklame yang kebanyakan saat ini sudah pada rusak".tegasnya

Hal sama juga diucapkan oleh Ka. Sie Promosi Disbudpar Sutopo S.Pd menambahkan,"peran medsos sekarang memang sangat penting dalam hal promosi apalagi media online yang sedang menjamur bisa digunakan menjadi media promosi yang baik asal sesuai dengan fakta yang ada dalam artian tidak membohongi publik dengan promo yang terlalu bohong untuk menarik wisatawan."jelasnya.

H. Anis Aminuddin yang menjadi promotor Pokdarwis (kelompok sadar wisata) yang tergabung dalam kelompok Dewiku (Desa Wisata Kudus) memaparkan,"memang banyak problem yang menjadi kendala untuk memajukan Desa Wisata di Kudus yang meliputi tiga aspek antara lain kesadaran masyarakat setempat,kesiapan Pemerintah Desa,kesiapan potensi wisata yang berada dari desa tersebut."paparnya

Harapan juga di dilayangkan oleh Farida salah satu perwakilan dari Desa Wisata dari Hadipolo."Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi kami,dengan adanya pendampingan Desa Wisata langsung dari Disbudpar setidaknya kami sudah mempunyai pandangan luas mengenai rancangan bagaimana kelanjutan untuk menjadi Desa Wisata yang banyak dilirik wisatawan dan mengharap kegiatan semacam ini terus digalakkan untuk forum diskusi bagi seluruh Desa Wisata di Kabupaten Kudus"Harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Budi Handayani yang mewakili Desa Jepang yang memiliki cagar budaya Gapura Paduraksa sebagai salah satu Desa Wisata Edukasi bagi pelajar di Kabupaten Kudus. (Red-KP99/Hms).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: