Dukuhseti, Koranpati.com – Sejak adanya hiburan dangdut di Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati yang tarif parkir dinilai melebihi batas kewajaran, belakangan menjadi trending topik di medsos.

Sebab, umumnya tarif parkir sepeda motor roda dua, sekiar Rp 1.000-2.000 saja. Namun harga ini akan menjadi mahal dalam kondisi tertentu, misalnya acara atau event tertentu yang bersakala cukup besar. Dalam kondisi ini, harga tarif parkir pasti akan naik berkali-kali lipat.

Namun tarif parkir yang di acara dangdut di Desa Bakalan sangat memukau. Waw. Mengapa? Tarif parkir itu mencapai Rp 30 ribu rupiah. Jelas ini adalah nominal yang besar untuk seorang pengendara sepeda motor.

Diketahui, jasa parkir ini berlaku untuk konser dangdut yang akan diselenggarakan di daerah Pati, Jawa Tengah itu viral di medsos. Bahkan, media onlina nasional meliput kegiatan itu. 

Awalnya, konser dangut “Om. New pallapa” dari Jawa Timur di Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati itu digelar oleh MAKOBA (Manunggaling Konco-konco Bakalan). Konser dangdut itu digelar pada hari Sabtu (15/7/2017) bertempat di lapangan sepak bola Desa Bakalan. 

Namun, mahalnya biaya parkir sebesar Rp 30.000 untuk satu sepeda motor dinilai tidak wajar oleh sebagian pihak. Tidak heran, kejadian itu sangat menuai banyak kritik dari pecinta orkes yang hadir lantaran mahalnya harga parkir yang ditetapkan. (Red-KP44/Far).

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: