Pasukan dari Dian Sekar Langit yang membawakan tema Keraton Djipang Cepu di Blora Batik Carnival
Blora, Koranpati.com - Dalam perhelatan Batik Blora Carnival (BBC) di Kabupaten Blora tahun 2017 ini menjadi even berharga bagi Dian Sekar Langit dengan mengusung tema "Keraton Djipang Cepu" sebagai salah satu khazanah budaya dan wisata di Kota Barong ini.

Dikatakan Dian Eka Sari, Amd, pemilik Dian Sekar Langit bahwa tahun ini, sanggar yang ia rintis itu pada even BBC mengusung tema menarik. Melalui sanggarnya di Jalan Musi nomor 29 Kedung Jenar Blora, Dian mengembangkan bisnis dan spirit seni lewat berbagai even, salah satunya BBC di Blora tak lama ini.

"Di even Blora Batik Carnival, kami (Dian Sekar Langit) mengusung judul Keraton Djipang Cepu," katanya.

Melalui BBC, lanjut dia, kita tunjukkan bahwa kita punya pusat wisata religi terbesar di Kabupaten Blora yaitu Keraton Djipang Cepu yang notabenya milik masyarakat Blora yang keberadaannya diakui oleh keraton se Nusantara dan diakui oleh undang-undang.

Sebab, Melalui UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan RI, disebutkan bahwa Kedaton/Kedatuan/Puri/Puro/Istana atau apa saj anamanya, berasal dari kata "Keratuan" yang artinya tempat tinggal raja atau penguasa.

Atas dasar itu, maka keberadaan Keraton Djipang di Cepu Blora menjadi aset budaya yang sah dan sesuai UU RI. Spirit itulah yang mendorong Dian Sekar Langit di even BBC mengusung Keraton Djipang Cepu dengan konsep dan dihiasi kostum serta pernak-pernak menarik.

"Dian Sekar Langit Blora, satu-satunya oemah manten yang menyewakan berbagai macam costum carnival terbesar di Blora dan sekutarnya. Di sanggar ini juga dibuka class modelling, class tari, class make up dan class face painting," ujar dia.

Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan kirab “Blora Batik Carnival 2017” yang digelar di sepanjang jalan Pemuda Kota Blora Kota. Acara Fashion Show Blora Batik Carnival tersebut mulai start pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sabtu (16/12/2017).

Pada kirab BBC pada tahun 2017 ini megambil tema “Wis Wayahe Kuncara” dengan tujuan mencoba menggali kembali bentuk kejayaan tradisi budaya Jawa yang berupa karya seni berasal dari nenek moyang di Tanah Jawa tersebut dengan kreativitas seni di era modern saat ini.

BBC kali ini, mampu menarik perhatian masyarakat untuk menyaksikan berbagai macam desain Batik Blora, dan perpaduan berbagai asesories, pernak-pernik yang disulap, dan ditata menjadi busana menawan. Pesertanya BBC lebih dari 50 tim (melibatkan 1.000 orang lebih), terbagi dalam tiga kelompok, masing-masing SMP, SMA/SMK, dan umum, dengan lokasi panggung kerhormatan di depan kantor Setda. Star dari alun-alun dan finis di perempatan Grojogan, Blora.

Acara yang digelar dalam rangka hari jadi Kabupaten Blora ke-268 itu, tampak makin hidup, setelah Bupati, Wabup, pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda Blora dan pejabat lain memberikan suport dengan dari panggung kehormatan.

Pada kesempatan even BBC inilah, Dian Sekar Langit meramaikannya dengan mengusung spirit Keraton Djipang Cepu. "Dian Sekar Langit satu satunya yang berani menampilkan budaya terbesar Kabupaten Blora yaitu Keraton Djipang Cepu," lanjut dia.

Dengan spirit darah seni, Dian mengaku juga menularkannya tidak hanya saat even-even. Namun kepiawaiannya itu juga menurun pada anak-anaknya. "Raden Roro Cintalia Ratu Ayu adalah putri saya yabg multitalenta, yang skrg sekolah SMP Negeri 2 Blora yang juga ngajar anak-anak modelling," tukas dia.


Dalam kirab itu, ada beberapa kostum carnival yang dipakai tim Dian Sekar Langit di agenda BBC. Mulai dari keris setan kober pusaka milik Adipati Djipang Arya penangsang, Geni Langit: semangat membara dalam mempromosikan wisata Blora, matahari: selalu menyinari bumi, dan aneka fauna burung merak, rajawali hitam, gagak, cendrawasih, kupu-kupu, phonix dan yang lain.

Ia berharap, melalui even BBC ini mampu meningkatkan spirit seni dan budaya di wilayah Blora. "Kalau bukan kita yang menonjolkan budaya kita sendiri siapa lagi,?" tegas dia. (kp10/Hi).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: