Koranpati.com - Berkembangnya teknologi digital dilihat Dede sebagai peluang untuk mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk berkembang. Menurutnya, masih banyak para pelaku UKM yang belum tersentuh teknologi.

“Banyak pelaku UKM yang belum melek teknologi, mereka belum dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha mereka,” kata Dede saat ditemui di Semarang (4/12).

Dede menjelaskan, pemanfaatan teknologi oleh para pelaku UKM salah satunya bisa dengan cara marketing secara online untuk mendapatkan konsumen yang lebih banyak. Meskipun marketing online memang sedang gencar dilakukan oleh para pengusaha, namun masih banyak pelaku UKM yang memasarkan produknya secara manual saja karena masih belum memahami tentang marketing online.

“Ke depannya saya akan dorong para pelaku UKM memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya. Programnya adalah memberikan seminar dan pelatihan bagi para pelaku UKM tentang strategi marketing online ataupun tentang teknologi yang dapat mendukung usaha mereka,” tutur Dede.

Dede yang juga pernah menjabat sebagai Ketua HIPMI Jateng mengatakan, dengan memanfaatkan teknologi maka para pelaku UKM dapat mengurangi biaya operasional contohnya biaya marketing. Sebab marketing online biayanya bisa sangat murah.

“Penggunaan teknologi bagi para pelaku UKM juga bisa meminimalisir anggaran operasional, seperti anggaran pemasaran atau marketing,” imbuh Dede.

Diketahui Usaha Kecil Menengah di Jawa Tengah kini berkembang pesat, data BPS menyebutkan selama sepuluh tahun terkahir hingga 2016 jumlahnya meningkat hingga 13,06 persen. (KP10/hms).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: