ASTF Dukuhseti
Dukuhseti, Koranpati.cpm - Selama ini, di wilayah Kabupaten Pati masih minim adaya kelompok sepak takrawa. Melihat minimnya minat masyarakat dalam menekuni olah raga sepak takraw di Kabupaten Pati tiga pemuda dari desa Dukuhseti yaitu, Johan Adi Putra, Ahmad Rifqi, dan Eko Setyo Wicaksono, bertekad untuk mendirikan club sepak takraw pada tanggal 5 Mei  2016 yang bernama “ASTF DUKUHSETI” (Academy Sepak takraw Foundation Dukuhseti).

"Tujuan terbentuknya Club ASTF Dukuhseti ini adalah untuk memasyarakatkan olahraga sepak takraw  dan mengembangkan prestasi sepak takraw kususnya di Kecamatan Dukuhseti serta pada umumnya di Pati," kata Johan Adi Putra kepada Koranpati.com, Sabtu (10/2/2018).

Karena kurangnya minat  pemuda dan masyarakat tentang olahraga sepak tarkaw, kata dia, jadi pada awal pembentukan club ini hanya diikuti oleh lima orang. "Seiring berjalannya waktu, sekarang anggota yang tergabung dalam Club ASTF Dukuhseti kurang lebih 80 anak, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, dan Umum putra/putri.

Dijelaskan dia, ASTF Dukuhseti merupakan club pertama yang ada di Kabupaten Pati. "Selama ini olahraga sepak takraw di Kabupaten Pati hanya berada di Instansi sekolah, maka dengan adanya club bisa lebih mengoptimalkan bakat para pemuda yang berada di Kecamatan Dukuhseti," kata dia.

Sejak terbentuknya Club ASTF Dukuhseti, lanjut Johan, sudah banyak prestasi yang diraih mulai dari Juara 1 Putra dan Juara 2 Putri PORKAB PATI 2016.

"Dalam ajang BUPATI CUP PATI 2016 dan 2017  memperoleh, Juara umum 1, dari 20 piala yang di perebutkan ASTF Dukuhseti memperoleh 7 piala pada tahun 2016 dan 10 piala pada tahun 2017 . ASTF Dukuhseti dalam ajang PATI OPEN 2017 berada di peringkat ke 2 setelah Kabupaten Jepara mendapatkan 5 piala. Anak-anak dari Club ASTF Dukuhseti juga ditunjuk untuk mewakili Kabupaten Pati dalam ajang POPDA Eks. Karsidenan, KEJURPROV Junior dan Senior, dan PRA PORPROV tahun 2017. Itu adalah sebagian prestasi yang di raih selama 1 tahun setelah berdirinya Club ASTF Dukuhseti," beber dia.

Faktor yang kurang mendukung club ASTF Dukuhseti, lanjut dia, adalah kurangnya minat donator untuk membantu masalah pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan Club ASTF Dukuhseti. "Jadi selama ini iuaran anggota yang dijadikan tulang punggung penyokong kebutuhan Club. Semoga kedepanya dari pihak Pemerintahan  Desa, Kecamatan maupun Kabupaten bisa ikut mendukung pendanaan dan pengembangan Club ASTF Dukuhseti guna mencapai tujuan club yaitu memasyarakatkan olahraga sepak takraw dan memajukan prestasi sepak takraw di Kabupaten Pati," harap Johan. (KP33/hms).

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: