Jakarta, Koranpati.com - Kecintaan terhadap negara adalah syarat mutlak untuk memajukan Indonesia. Karena Indonesia lahir dari semangat cinta Tanah Air. 

"Kalau kita ingin Indonesia lebih maju di masa akan datang, cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia harus lebih ditingkatkan lagi. Tanpa cinta, mustahil bisa maju," ujar Anggota MPR RI Ahmad Zainuddin saat memberi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula RW 02, Kelurahan Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur. 

Setiap anggota MPR RI memiliki kewajiban melakukan sosialisasi di masyarakat tentang Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, NKRI, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Menurut Zainuddin, globalisasi dan modernisasi telah berdampak kepada semangat cinta Tanah Air yang semakin berkurang, terutama di kalangan remaja atau milenal. Budaya pop, tren gaya hidup Barat, hingga pola hidup serba internet menjadi salah satu faktor yang dapat menggerus semangat nasionalisme cinta Tanah Air di kalangan milenial. Padahal lanjut dia, Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografis dimana jumlah usia produktif mencapai 65 persen lebih dari total penduduk. 

Bahkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, Indonesia mempunyai potensi sangat besar untuk menjadi kekuatan dunia. Baik potensi dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia. 

"Namun lagi-lagi, cinta Tanah Air menjadi faktor katalisatornya. Jika ingin Indonesia jadi kekuatan dunia, cintai dengan total. Salah satu caranya dengan memahami sejarah perjuangan bangsa," cetusnya. 

Bagi kalangan milenial, menurut dia, pembuktian cinta Tanah Air bisa diwujudkan dengan menciptakan banyak prestasi dan inovasi teknologi yang membanggakan negara dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah juga harus mendorong semangat cinta Tanah Air tumbuh di kalangan milenial dengan memberi beragam bantuan hibah, beasiswa, dan stimulus.

"Padahal jika kekuatan cinta terhadap Tanah Air ini benar-benar dapat diwujudkan, dampaknya bisa sangat dahsyat untuk kemajuan Indonesia,"imbuhnya. (KP33/Hms).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: