Ilustrasi ngabuburit Fatayat

Oleh Ahmad Aji Pangestu
Mahasiswa Prodi PAI STAINU Temanggung

Assalamuailaikum Wr.Wb
Bismillahiromanirohim, alhamdzulillah hirobil ‘alami asholatu wassalamu mu’ala asrofil ambiya’i wal mursalin wa‘alaalihi wa shohbihi ajma’in amaaba’du.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur terhadah allah S.w.t yang telah memberikan kita kesehatan dan kekuatan pada bulan yang penuh berkah ini.
Kudua kali sholawat serta salam tek henti-hentinya Kita haturkan kepada junjungan kita habibana wa nabiayana muhammad S.a.w yang telah membawa umat manusia dari zaman jahiliah menuju zaman ilmiah.
Hadirin  dan hadirot yang diramhati Allah.
Pada kesempatan ini saya akan sedikit menbahas tetang keistimewaan bulan romadhon.
Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan sejuta hikmah, dan bulan yang lebih mulia dari seribu bulan. Alhamdzulillah kita masih diberi kesempatan  utuk bertemu dengan bulan Ramadan, dan bisa berbuat kebajikan di dalamnya. Kemuliaan dan keberkahan Ramadhan telah disampaikan oleh Allah S.w.t dan Rasul-Nya.

“Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban. Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran itu adalah surga. Ramadhan merupakan bulan yang dimana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa tersebut.” (HR Khuzaimah).

Dari hadis di atas, ada beberapa keutamaan Ramadhan.
Pertama, syahrul azhim (bulan yang agung). Azhim adalah nama dan sifat Allah. Namun, juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Ramadhan mulia dan agung, karena Allah sendiri telah mengagungkan dan memuliakannya.

Kedua, syahrul mubarak. Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan bermanfaat. Detik demi detik, waktu yang berjalan pada bulan suci ini, ia bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Karena semuanya diberkahi dan amal ibadahnya dilipatgandakan.

Ketiga, syahrus shiyam. Pada bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari lima rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa).

Keempat, syahru nuzulil qur’an. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan bagi petunjuk, dan furqan (pembeda).” (Al-Baqarah [2]: 185).

Kelima, syahrul musawwah (bulan santunan). Di bulan Ramadhan sangat dianjurkan bagi setiap Muslim untuk saling berbagi, berkasih sayang dengan sesamanya yang keadaannya jauh memprihatinkan daripada kita.

Keenam, syahrus shabr (bulan sabar). Bulan Ramadhan melatih jiwa Muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual, dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga. Semoga semua bisa memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah. Amin.

Handannallahu waiyakum ajma’in, sumAssalamualaikum Wr.Wb

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: