Ilustrasi Merahputih.com
Oleh Nurul Hidayah
Mahasiswi Prodi PAI STAINU Temanggung


Assalamualaikum Wr. Wb


Saya Nurul Hidayah, Mahasiswi STAINU Temanggung Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam. Dalam kesempatan kali ini, saya akan memberikan beberapa tips-tips atau hal-hal yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari  untuk mengurangi sampah plastik.

Sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai, bahkan membutuhkan waktu yang sangat lama kurang lebih 10-20 tahun agar dapat terurai menjadi tanah. Sampah plastic merupakan hal utama yang seharusnya diatasi oleh bangsa Indonesia mengingat dampak negative yang dihasilkan dari sampah plastik. Berbeda dengan sampah organic yang membutuhkan waktu yang tidak lama untuk terurai menjadi tanah. Bahkan sampah organik juga sangat bermanfat dalam kehidupan pertanian yakni sebagai pupuk kompos untuk kesuburan tanaman. Berbeda dengan sampah plastic yang tidak dapat berguna dalam kehidupan apapun.

Indonesia merupakan Negara penyumbang pembuangan sampah plastik terbesar kedua di dunia. Mengerikan bukan? Mengapa demikian? Salah satu faktornya adalah wilayah Indonesia begitu luas begitupun dengan jumlah penduduknya yang otomatis berakibat pada jumlah pengguna sampah plastik. Sebenarnya masyarakat Indonesia sendiri sudah banyak yang mengetahui akan dampak negative dari sampah plastik, namun sedikit sekali yang menyadari akan hal itu. Padahal kesadaran masyarakat itulah yang menjadi hal utama dalam pengupayakan pengurangan sampah plastik.  

Nah, saya akan memeberikan beberapa tips atau hal-hal yang dapat kita laukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi sampah plastic.

1. Mengurangi penggunaan tas plastic ketika belanja
Kita dapat membawa tas belanja dari rumah untuk belanja, atau menggati tas plastik dengan kardus yang memiliki jenis bahan yang mudah terurai oleh tanah.

2.  Membawa kotak makanan sendiri
Selain dapat meminimalisir pengguanan plastik, memebawa bekal makanan sendiri dari rumah tentu akan berdampak positif bagi tubuh. Karena dapat terjamin tingkat kehegienisan nya. Ketika kita hendak membeli jajan bakso, siomai, cilok, atau yang lainnya diusahakan membawa kotak makan sendiri. Karena kebersihan wadahpun juga terjamin karena mili sendiri.

3. Membawa botol minum sendiri
Ketika kita bepergian hal utama yang kita bawa adalah air mineral. Kita dapat membawa botol minum sendiri dari rumah dan tinggal isi ulang apabila membutuhkan lagi. Ketika kita membeli air mineral di warung tentu botol yang di beriadalah barang sekali pakai, setelah habis air mineralnya makan di buah juga botol minumnya.

4.  Mengurangi penggunaan sedotan atau barang sekali pakai
Ketika kita membeli minum misalnya, kita pasti di beri sedotan. Maka sebisa mungkin kita tidak memakainya. Kita bias meminumnya dengan gelas atu cangkir. Barang sekali pakai  biasanya terbuat dari plastik. Misalnya, botol minum air mineral, plastic jajanan di pedagang kaki lima, mika makanan, dll. Diusahakan kita mengurangi penggunaan barang sekali pakai tersebut.

5.  Memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang berguna
Banyak sekali bentuk kejinan tangan yang memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang lebih bermanfaat. Contohnya, pembuatan tas dari bekas jajanan anak, pot bunga dari bekas botol minuman, dan masih banyak lagi kreasi yang dapat dibuat dari sampah plastik.



Hal-hal diatas meruapakan tips-tips untuk mengurangi pengguankan sampah plastik. Semoga bermanfaat. Kita orang Indonesia, kita cinta Indonesia ayo wujudkan Indonesia sehat dengan mengurangi penggunaan sampah plastik. Anda mengaku anak milenial? Maka kurangi sampah plastik untuk Indonesia sehat!!

Sekian, Terima kasih

Wassalamaualaikum Wr. Wb

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: