Oleh Ahmad Fauzi

Sejak kecil ia stunting, mengalami gangguan pertumbuhan. Bungsu dari lima bersaudara. Ayahnya yang pemalas tapi rajin membuat anak. Ibunya pun sering mengumpat, memarahi, memukul, menyabet, dan membentaknya sejak kecil. Ibunya waktu itu suka main gaple dan merokok. Masa kecilnya pemurung, pendiam dan sering dibully teman temannya. Tapi ia punya satu cita cita, sekolah.

Setelah baru lulus SD, gadis cebol umur 12 tahun ini sudah dibentak untuk ikut seorang makelar agar jadi pembantu di Jakarta. Setiap hari tugas utamanya memandikan dan mengurusi kotoran anjing. Kemudian bertahun tahun ia beralih kerja sambil berkhayal ingin sekolah. Setelah ikut paket B dan paket C, ia pun berhasil kuliah di sebuah kampus sastra Inggris.  Di antara lima bersaudara yang semua hanya lulus SD, hanya dia yang mampu sarjana.

Kerja pagi sampe sore dan kuliah di malam hari. Mencari uang berdarah darah dan dikelilingi pergaulan keras penuh kata kata binatang menjadikannya sosok pemurah dalam memaki orang, salah satu contoh adalah suaminya sendiri.

Bertahun tahun ia menghidupi bapak dan ibunya, membuat rumah yang hanya berdiri batu bata dan atap serta berlantaikan tanah liat menjadi rumah yang sekarang cukup layak dihuni dan ditinggali bersama.

Ia memilih jalan Buddhis sejak lama, meski belum bisa meredam emosi tinggi dan kalimat binatangnya. Ia pun dua kali konsultasi ke psikiater sebelum bersuami dan disarankan berdamai dengan masa lalunya. Ia memang memiliki trauma mendalam di masa kecil dan konflik batin yang dahsyat.

Saat ketemu dengan seorang skizofren, ia pun cerita banyak padanya. Sang skizofren pun langsung jatuh cinta meski ia sudah berumur 37 tahun dan berniat tidak akan menikah seumur hidup. Sang skizofren melanggar janjinya sendiri.

Dua manusia yang dipersatukan oleh keanehan hidup.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: