Blora, Koranpati.com - Masih dalam suasana Idul Fitri, Inspektorat Daerah Kabupaten Blora pada hari Rabu (12/6/2019) menyelenggarakan halal bihalal. Bertempat di halaman Gedung Inspektorat, acara dihadiri oleh Bupati Djoko Nugroho, Staf Khusus, Kepala OPD, dan keluarga besar Inspektorat termasuk Dharma Wanita.

Acara yang dilangsungkan secara sederhana ini berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Inspektur Daerah, Drs. Kunto Aji, dalam sambutannya mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 Hijriyah kepada seluruh hadirin, sekaligus meminta maaf lahir batin.

Dengan adanya halal bihalal ini pihaknya berharap bisa mempererat tali silahturahmi sehingga kedepan dalam menjalankan pekerjaan bisa sinkron dan kompak, menjaga marwah institusi Inspektorat Daerah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bupati Djoko Nugroho yang hadir di tengah-tengah keluarga besar Inspektorat Daerah. Menurut Bupati, Idul Fitri merupakan momentum puncak kehidupan manusia.

“Idul Fitri merupakan saat dimana kita sedang berada di puncak kehidupan. Saat momentum ini kita merasa bersih dari dosa dan bergembira di hari kemenangan bersama keluarga, saudara dan para tetangga. Semua saling memaafkan, begitu juga dengan di lingkungan pemerintahan. Saya mewakili keluarga dan Pemkab Blora mohon maaf lahir dan batin,” ucap Bupati.

“Khusus untuk seluruh jajaran Inspektorat Blora, saya ingatkan bahwa tugas utama Inspektorat adalah mengawal, menjaga dan mengawasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah se Kabupaten Blora agar tidak berbuat salah dalam menjalankan pemerintahan. Semuanya harus semangat memulai pekerjaan kembali,” lanjut Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta seluruh hadirin bisa membantu mensosialisasikan rencana pembangunan atau penataan Kota Blora, agar tidak diplintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Ada yang bilang Sasana Bhakti dirobohkan karena akan didirikan di tengah Alun-alun. Sedangkan Alun-alun dipindah ke Kridosono. Ini informasi yang salah. Saya minta semuanya bisa ikut mensosialisasikan rencana pembangunan yang benar,” terang Bupati.

Menurut Bupati, Gedung Sasana Bhakti dibongkar karena sudah tua dan sudah tidak layak sehingga akan dibangun untuk bioskop. Sedangkan untuk gedung pertemuan bisa memakai Graha Larasati dan Gedung Konco Tani.

Selain itu, akhir tahun 2019 nanti tembok keliling Stadion Kridosono akan dibongkar, hanya disisakan tribun barat dan tribun timurnya saja. Harapannya setelah dibuka, bisa menjadi ruang terbuka publik atau Alun-alun kedua seperti Alun-alun Selatan Yogyakarta.

“Untuk stadion baru nanti rencananya akan kita bangun di Kelurahan Beran. Masih luas tanah kita (tanah Pemkab-red) disana,” kata Bupati.

Bupati juga memastikan akhir tahun nanti Pondok Sate dan Kuliner Blora di Koplakan yang saat ini sedang direnovasi akan selesai dan bisa ditempati. Sedangkan untuk pasar induk lama akan dirobohkan dan dibangun menjadi pusat perdagangan dan perbankan “Maliobloro”.

Usai sambutan Bupati, acara dilanjutkan dengan maulidhoh hasanah oleh KH Bisri Mustofa dari Ngawen, kemudian diakhiri dengan saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan.  (KP99/Hms).
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: