Judul Buku: Pendidikan Pancasila
Penulis: Hayat H.Suratman
Penerbit: Baskara Media
Cetakan: Pertama, Juli 2018
Tebal: 382 Halaman
Presensi: Alfina Yulianti O.

Buku ini mengulas tentang Pancasila yang lebih meluas. Pancasila dalam lintasan sejarah, pengertian Pancasila dan perkembangannya, Pancasila sebagai ideologi negara, Pancasila sebagai sistem filsafat, Pancasila sebagai etika politik, Hubungan agama dan Pancasila, Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara, nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, undang-undang dasar negara republik Indonesia, sistem pemerintahan, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bab I, Pancasila dalam lintasan sejarah. Berdirinya Indonesia tidak lepas dari kerajaan lama yang merupakan warisan turun menurun, banyak kerajaan yang muncul dengan nilai nasionalisme dan muncul kerajaan Islam. Pada perkembangan ini muncul lah bangsa Eropa mulai dari Portugis, Spanyol dan Belanda.

Bab II, pengertian Pancasila dan perkembangannya. Pancasila adalah landasan dari segala keputusan bangsa dan menjadi ideologi tetap bangsa yang mencerminkan kepribadian bangsa.

Bab III, Pancasila sebagai ideologi negara. Suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah, manusia, masyarakat, hukum, dan negara indonesia, yang bersumber dari kebudayaan Indonesia.

Bab IV, Pancasila sebagai sistem filsafat. Filsafat artinya cinta akan kebijakan atau hakikat kebenaran.

Bab V, Pancasila sebagai etika politik. Di bagian bab ini dijelaskan bahwa kelima sila Pancasila merupakan satu kesatuan dan konsep negara Pancasila menurut pembukaan UUD 1945 adalah paham negara persatuan yang meliputi kehidupan masyarakat.

Bab VI, hubungan agama dan Pancasila. Menurut pancasila, negara adalah berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu pokok pikiran sila ke 4. Hal ini tercantum dalam pasal 29 ayat (1), bahwa negara adalah berdasarkan atas Ketuhanan yang Maha Esa.

Bab VII, Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Paradigma yang sangat komprehensif merupakan Pancasila sebagai ideologi sekaligus dasar negara indonesia. Pancasila merupakan paradigma dalam membangun politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Bab VIII, nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Dengan adanya 5 sila ini tidak akan terjadi kemiskinan dalam negara Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini bangsa Indonesia hidup dalam keadilan dan kemakmuran.

Bab IX, Undang-undang dasar negara republik Indonesia. Pembukaan UUD 1945 merupakan peraturan hukum yang tertinggi di atas batang tubuh yang berisi pasal pasal lainnyan. Pancasila merupakan asas kerohanian dari Pembukaan UUD 1945 sebagi norma fundamental negara.
Bab X, sistem pemerintahan. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil, dimana presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan hingga sekarang.

Bab XI, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, IPTEK perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam perkembangannya. Sedangkan perkembangan teknologi di era sekarang menjadi sangat pesat. Termasuk merubah pola pikir dan budaya manusia. Dengan adanya Pancasila sebagai dasar negara, pengembangan IPTEK dapat menjadi sarana untuk mengendalikan kemajuan IPTEK yang memengaruhi cara berpikir manusia.

Buku ini sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran kewarganegaraan di perguruan tinggi, didalamnya diajarkan mengenai Pancasila baik dari dasar, tujuan, fungsi, serta penerapannya. Namun adapun kekurangannya dalam buku ini adalah ulasannya banyak dan terlalu ringkas sehingga sulit dipahami dan dimengerti, banyak nya kata asing yang mungkin saya tidak tau artinya.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: