TRENDING NOW


Dukuhseti, KoranPati.com - Grafik Kejadian Luar Biasa (KLB) penularan corona virus covid-19 diwilayah kabupaten Pati, semakit membaik, bahkan di kecamatan Dukuhseti dinyatakan masuk zona hijau, namun antusias warga RT 02 RW III Dukuhseti Pati tetap istiqomah membrantas penularan virus corona.

Sudarto ketua RT 02 RW III membeberkan penyemprot corona virus covid-19 jilid II ini, merupakan kesadaran, dan swadaya masyarakat setempat. "Kegiatan ini merupakan tindak lanjut yang dilaksanakan hari Senin (30/3/2020), dengan tujuan Stop corona virus covid-19 jilid II bareng sedulur RT 02 RW III desa Dukuhseti dengan tujuan warga aman, warga tentram, warga sehat, dan ibadah nyaman.

Walaupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghimbau agar aktivitas kegiatan Ramadhan dilaksanakan di rumah. “Namun kami tetap waspada terhadap penularan virus corona, sebagai bentuk ihtiyar bersama sedulur RT 02 RW III Dukuhseti dengan melaksanakan penyemprot, do'a bersama, karantina wilayah, serta bekerja sama antar warga agar memberikan informasi bagi warga pendatang. Hal ini dilakukan agar virus corona bisa dimatikan dan stop penularannya" imbuh beliau

Adapun objek penyemprot ini meliputi rumah warga, pasar, tempat ibadah dan fasilitas umum. Kegiatan ini direncanakan dan dilaksanakan 14 hari sekali selama KLB masih diberlakukan pemerintah. Mudah-mudahan corona virus covid-19 segera berakhir, ekonomi, kegiatan pendidikan, ibadah bisa kembali normal. (kp55/MN).

Kota, Koranpati.com -Polres Pati Datangi Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Rabu (1/4/2020) kemarin. Kedatangan Kapolres baru beserta beberapa anggotanya tersebut masih berkaitan dengan penanganan covid 19 di Kabupaten Pati.

Arie Prasetya Syafa'at yang menggantikan Kapolres lama, Bambang YS. disambut oleh pengurus harian PCNU Pati. Diantaranya, K. Yusuf Hasyim, ketua tanfidziyah PCNU dan sekretarisnya, Maskan serta beberapa pengurus lainnya.

Baik Polres maupun PCNU sepakat untuk bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di kabupaten Pati. Khusus dalam penanganan covid 19, keduanya serujuk untuk melaksanakan imbauan kepada masyarakat luas agar tetap diam di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

"Kalaupun terpaksa keluar rumah, gunakan masker, sanitizer, dan cuci tangan pakai sabun sebelum masuk rumah sesuai intruksi pemerintah." Tandas Arie.

Arie juga meminta kepada PCNU untuk membantu program ini demi stabilitas sosial. Ia menambahkan bahwa PCNU sebagai organisasi dengan jama'ah terbanyak tentu memiliki pengaruh yang besar ditengah masyarakat.

"Kami melakukan koordinasi dengan berbagai ormas di Kabupaten Pati untuk melakukan tindakan pencegahan dan penangan (dalam hal ini-red) mengenai covid-19." lanjutnya.

Sementara itu, K. Yusuf Hasyim menyambut baik kedatangan aparat sipil tersebut. Menurutnya, sinergi antara agamawan dan pemerintah sangat diperlukan demi memberikan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.

"Karena virus ini, kegiatan keagamaan juga terdampak. Oleh sebab itu, kaum agamawan memang sudah selayaknya dilibatkan dalam menentukan kebijakan. Seperti kegiatan sholat jumat, majelis ta'lim dan lain sebagainya." Tutur K. Yusuf.

Selain membahas tentang covid 19, kedatangan Kapolres tersebut juga bertujuan memperkenalkan diri dan mensosialisasikan program kerja. Menurut Arie, ia tinggal melanjutkan program-program yang telah digagas oleh Bambang YS.(kp33/lut/ltn)
Wedarijaksa, Koranpati.com - Sedikitnya, sekitar 50 orang yang terdiri dari Karang Taruna Kusuma Wijaya, Perangkat Desa, BPD dan Warga Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Minggu, 29 Maret 2020.

Beberapa tempat yang disemprot diantaranya, Balaidesa, Masjid, Musholla, Gereja, Tempat Olahraga, Pos Ronda dan fasilitas umum lainnya.

Setelah acara penyemprotan, juga dilanjutkan dengan kegiatan pembagian beras bagi warga tidak mampu. Bantuan tersebut berasal dari Gampangteam (Gabungan anakmuda desa panggungroyom) yang berada dibawah asuhan karangtaruna sebagai induk organisasi kepemudaan desa.

Sukawi, Ketua Karang Taruna Kusuma Wijaya Panggungroyom mengungkapkan, “Pembagian beras dilakukan bertujuan agar meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam menghadapi harga pangan yang mulai naik,” ujarnya. (KP44).