TRENDING NOW


Koranpati.com - Baru-baru ini, tanggal 19 Februari 2021 diumumkan hasil olimpiade sains Nusantara yang diselenggarakan oleh Makarim institute, LPP Salman ITB, dan ALC Indonesia. Sebuah olimpiade sains Nasional untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Puluhan ribu peserta dari seluruh sekolah negeri dan swasta se-indonesia mengikuti olimpiade bergengsi ini sama seperti pelaksanaan OSN Olimpiade Sains Nasional Kemendikbud. 

Pelaksanaan Olimpiade secara online dan serentak seluruh Indonesia, baik siswa  maupun untuk guru. Hampir seluruh sekolah dari Sabang sampai Merauke mendaftarkan siswa-siswi terbaiknya. Karena jumlah peserta yang sangat banyak sehingga pada saat perlombaan yang seharusnya dilaksanakan tanggal 12 dan 13 Februari 2021 secara serentak untuk seluruh jenjang baik siswa dan guru itu maka perlombaan sempat mengalami error', sehingga ada beberapa cabang lomba yang  harus diundur bahkan untuk kategori guru diulang lagi pada awal Maret 2021. 

Dari puluhan ribu peserta itu hanya diambil peringkat Top 100 OSN terbaik untuk setiap mapelnya.


Alhamdulillah siswa dari MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz dan Sains Winong Pati,    masuk Top 100   Olympiade Sains Nusantara yang diselenggarakan oleh Makarim Institute, LPP Salman ITB, dan ALC Indonesia tersebut yaitu :

*mapel IPS SMP peringkat 2 (Kayla Nizrina Alifa Kls 7 Sains dan peringkat 4 (Amalina Syakira Kls 8 Sains). Dan mapel Matematika peringkat  34 (Muhammad Davva Nabhan Kls 8 Sains) dan peringkat 37 (Ahmad Azka Al Husni Kls 7 Sains)*


Yusuf Hasyim, selaku Kepala MTs Tarbiyatul Banin menyampaikan apresiasinya kepada siswa dan guru pembimbing Sanggar Sains yang beberapa kali menjuarai tingkat Nasional. 

"Terimakasih atas kerja keras bapak ibu pembimbing Sanggar Sains sehingga MTs Tarbiyatul Banin bisa menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat Nasional, dalam tahun pelajaran 2020-2021 ini sudah puluhan medali Olimpiade Sains dipersembahkan oleh siswa maupun guru. Semua ini karena ikhtiar dan Ridha Allah SWT." ungkapnya.

MTs Tarbiyatul Banin yang beralamatkan di desa  Pekalongan Winong Pati ini termasuk madrasah yang mengusung branding program unggulan Tahfidz dan Sains. Untuk tahun pelajaran 2021-2022, membuka 5 program kelas yaitu kelas Tahfidz boarding, kelas sains boarding, kelas Tahfidz non boarding, kelas sains non boarding dan kelas reguler keagamaan. 

Madrasah ini juga baru saja menyelenggarakan kegiatan Banin Olympiad of Science untuk jenjang SD/MI se-jateng dan DIY sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa pandemi ini. (KP99).


Dukuhseti, Koranpati.com - Anjuran pemerintah pusat kepada Gubernur Jawa Tengah, dalam rangka memutus rantai penyebaran corona virus covid-19 terus digalakan dengan gerakan Jateng dirumah saja. 

Ketentuan gerakan Jateng dirumah saja tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor : 443.5/0001933 tanggal 2 Februari 2021. Isi Surat Edaran tersebut mengatur tentang Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap II diwilayah provinsi Jawa Tengah. Seluruh masyarakat Jawa Tengah dihimbau untuk tetap tinggal dirumah dan tidak melakukan aktivitas diluar pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

Gerakan Jateng dirumah saja ini tidak hanya bagi masyarakat pembisnis tetapi berlaku bagi seluruh elemen warga Jawa Tengah. Bahkan anjuran tersebut juga diterapkan di sekolah-sekolah, diantaranya Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK). Pembelajaran di sekolah sampai pada saat ini belum diperbolehkan Pembelajaran Tata Muka (PKM), dikarenakan angka penularan covid-19 masih terlalu tinggi. Sebagaimana himbauan pemerintah bahwa keselamatan jiwa atau nyawa lebih diutamakan, walaupun kita tidak boleh mengesampingkan kualitas mutu pendidikan. Semua elemen sekolah baik kepala sekolah, guru, wali murid diharapkan memperhatikan dan mengikuti anjuran pemerintah baik pusat maupun daerah. 

SMK JAMAAH PASRAH Dukuhseti yang berada dicabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wilayah III Jawa Tengah menyambut baik anjuran pemerintah khususnya di program Jateng dirumah saja. Hal ini diwujudkan dengan semua Program belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan secara daring atau dirumah saja. 

Minanurul Rohman mengatakan bahwa anjuran pemerintah lewat Gubernur Jawa Tengah sangat baik kita ikuti dalam rangka memutus rantai penyebaran corona virus covid-19 di wilayah provinsi Jawa Tengah ini. Grafik penularan virus covid-19 yang disajikan lewat media  masih sangat tinggi dan bisa mengacam bagi jiwa kita. Sudah banyak kurban nyawa yang berjatuhan baik tenaga kesehatan, ulama, dan pejabat. Oleh karena kita wajib mengikuti program pemerintah untuk kemaslahatan kita bersama. 

"Mudah-mudahan dengan upaya pemerintah khususnya program Jateng dirumah saja bisa memutus rantai penyebaran corona virus covid-19 di negara kita ini, sehingga kita bisa melakukan aktivitas seperti biasa" beber Minan. (Kp33).

Ilustrasi: Foto Nahdlatul Ulama

Semarang, Koranpati.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma'arif NU se Jawa Tengah mengalang dana untuk korban bencana di Sulawesi Selatan. Hal itu diungkapkan Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, Jumat (22/1/2021). Menurut dia, MKKS SMK NU Maarif Jateng telah mengkoordinasikan dan menggalang dana untuk bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sebagai lembaga di bawah NU, LP Ma'arif tetap berperan meski di tengah pandemi. Hal itu terbukti melalui donasi yang dikumpulkan SMK Ma'arif NU se Jateng. "Hari ini Jumat, 22 Jan 2021 Donasi diserahkn melalui rekening SMK NU Martapura sekaligus posko Ma'arif NU Kalsel," lanjut dia.

Pihaknya juga mengajak kepada semua warga Ma'arif dan NU secara umum di Jawa Tengah untuk menyalurkan donasi untuk membantu korban bencana alam melalui MKKS SMK Ma'arif Jateng ke nomor Bendahara LP Ma'arif PWNU Jateng Bank BRI 3741-01-032772-53-3 a/n Ahmad Muzamil.

Sementara Bendahara LP Ma'arif PWNU Jateng Ahmad Muzamil menambahkan bahwa penggalangan dana melalui SMK Maarif NU martapura Kalsel. Donasi yang sudah masuk sementara ada Rp 21.950.000. Dana itu menurut Gus Muzamil berasal dari SMK Maarif NU di Jawa Tengah.

"Sampai Kamis ini jumlah sementara adalah Rp 21,950,000 dan sudah kami transfer. Semoga bermanfaat dan memberikan keberkahan untuk kita semua dan menolong saudara-saudara kita di sana," kata Gus Zamil.

Sementara itu, ketika dihubungi melalui WhatsApp,  Sekretaris LP Ma’arif NU Kalsel sekaligus Kepala SMK NU Martapura St. Nurainiah, M.Pd.I menyampaikan terima kasih atas bantuan dari MKKS SMK NU Jawa Tengah.  Ia berharap agar ke depan bencana itu segera selesai. (Hamidulloh Ibda).